Rabu, 27 Maret 2013

Pabrik Tegel & Beton Kunci Yogyakarta

Mau nyari ubin atau tegel bernuansa klasik?


Kenal dengan jalan Pathuk yang terkenal dengan bakpianya? Ternyata diantara rumah pembuat bakpia terdapat pabrik tua yang memproduksi tegel bernuansa klasik. “Pabrik Tegel & Beton Kunci”, begitu bunyi tulisan yang saya baca ketika saya melihat bangunan bercorak Eropa dengan halamannya yang luas. Sekilas terlihat seperti bangunan yang tidak terawat dan tidak berpenghuni. Tetapi setelah memasuki pintu gerbang, saya melihat ada aktivitas didalamnya. Ruang tamu atau ruang pameran adalah ruangan pertama yang saya temui lengkap dengan koleksi tegel klasiknya. Katanya sih tegel yang ada diruang tamu adalah tegel yang dipasang sejak bangunan ini berdiri. Tidak hanya lantai, dindingnya juga ndak kalah unik. Lihat saja, berbagai motif klasik ada di situ dan tertata cantik. 





Awalnya pabrik ini memang juga memproduksi beton. Tapi sekarang hanya memproduksi tegel klasik yang terbuat dari bahan dasar campuran pasir dan semen. Tegel ini memiliki pori-pori sehingga tidak mudah pecah ketika terkena panas. Proses pembuatan tegel “Kunci” sendiri cukup rumit dan mengandalkan keahlian pembuat karena semua dikerjakan hanya dengan mesin yang masih sederhana. Proses produksi meliputi tahap pengayakan bahan, pencetakan, penyablonan untuk pemberian warna, pengeiringan awal, perendaman, pengeringan akhir, dan packing.



Pabrik Tegel dan Beton Kunci berdiri pada tahun 1927 dan dioperasikan pada tanggal 16 Desember 1929. Awalnya bernama Firma Tegel Fabrik “Midden Java” yang didirikan oleh Louis Maria Stocker dan Jules Gerrit Commane. Namun pada tahun 1931Jules mengundurkan diri yang kemudian 50% sahamnya diserahkan kepada Ir. Liem Ing Hwie. Kemudian tahun 1942 pada masa pendudukan Jepang keseluruhan pabrik dimiliki oleh Ir. Liem Ing Hwie karena Louis Maria Stocker meninggalkan Indonesia. Pabrik sempat diambil alih oleh pemerintah pada masa kemerdekaan dan dikembalikan kepada ahli warisnya pada tahun 1973, yaitu Bapak Suleiman. Mulai dari tahun 1997 sampai sekarang pabrik diambil alih oleh Matta Art & Craft untuk revitalisasi. 


Teman-teman yang suka ma barang klasik, pabrik ini bisa menjadi salah satu alternatif tujuan untuk mengisi liburanmu. Have a nice day!